Pages

RSS

Proses Perubahan Energi Kimia menjadi Energi Cahaya pada Senter



Baterai merupakan salah satu peralatan elektronik yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat. Baterai tersebut tentunya memiliki manfaat yang beraneka ragam, salah satu manfaatnya yaitu dapat digunakan sebagai sumber energi alat penyinaran (senter). Senter merupakan alat elektronik yang biasanya di gunakan untuk penyinaran. Agar dapat menyinari pasti ada suatu bahan agar senter itu dapat menyalakan lampu.
Baterai mempunyai bagian utama yang hampir sama yaitu semuanya terdiri dari anoda dan katoda, tetapi yang membedakan antara baterai satu dengan yang lain adalah bahan yang digunakan untuk menyusun anoda dan katoda. Baterai itu bermacam-macam, salah satunya adalah sebagai berikut:
  1. Baterai elemen kering yaitu sumber arus listrik yang dibuat dari bahan-bahan kering dan tidak dapat diisi ulang (sekali pakai).
Contoh : batu baterai, baterai perak oksida
  1. Baterai elemen sekunder yaitu sumber arus listrik yang tidak memerlukan pengganti bahan pereaksi (elemen), tapi setelah sumber arus dipakai dan habis, sumber energinya dapat dipakai lagi setelah diberi energi kembali (diisi/disetrum ).
Contoh : baterai Hp, beterai laptop, aki
Senter yang menggunakan sumber energi baterai Hp bekas ini merupakan elemen sekunder, yang energinya dapat diisi kembali. Ketika baterai tersebut diisi mengalami perubahan dari energi listrik ke energi kimia. Lalu, ketika dipakai itu mengalami perubahan dari energi kimia ke energi listrik. Jadi karena itu, ketika senter tersebut dipakai terjadi perubahan energi kimia yang berasal dari baterai Hp bekas ke energi listrik dari lampu, agar lampu tersebut dapat bercahaya. Perubahan tersebut dapat terjadi karena apabila pada saat baterai Hp bekas dipakai terjadi pelepasan energi dari baterai Hp bekas ke lampu. Dalam peristiwa ini, arus listrik mengalir dari Lithium Metal Oksida ( Li Mn2 O4) yaitu bahan penyusun anoda menuju ke kabel dan saklar kemudian ke pelat lithium (Li) yaitu bahan penyusun katoda. Kemudian beda potensial antara Li Mn2 O4 dan Li sama atau dikatakan kedua kutub pelat dalam keadaan netral, maka lampu pada senter Hp bekas tersebut akan digunakan untuk menyala.
   Jadi hal tersebut yang menyebabakan lampu pada senter dari baterai Hp bekas dapat menyalakan lampu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Anonim mengatakan...

makasiii

Posting Komentar

comment yaa..!