Pages

RSS

Pohon Trembesi

Pohon Trembesi adalah termasuk kekayaan alam Indonesia yang belum mendapatkan peerhatian dari masyarakat, kebanyakan tempat hidupnya di desa sebagai peneduh jalan. Tumbuhan ini hidup mencapai ketinggian ± 15 meter dan garis tengah / diameter dapat mencapai 50 cm, atau seiring dengan bertambahnya umur dapat semakin bertambah pula diameter dan ketinggiannya.
Selain ciri-ciri tersebut juga terdapat ciri lain, yaitu pertumbuhannya cepat, dahan dan cabang nantinya banyak (dapat dipergunakan sebagai kayu), kayu-kayunya yang sudah cukup tua, baik dan kuat untuk bahan bangunan dan mebel, daunnya sangat lebat berwarna hijau tua sedikit berwarna hijau muda pada pucuk daun. Daun trembesi adalah daun-daun majemuk menyirip genap berganda dua sempurna, dengan anak tangkaisebanyak 7 pasang. Bentuk anak daun adalah bulat telur sungsang denga garis tengah kurang lebih dapat mencapai 0,5 sampai 2 cm. Daunnya dapat dipergunakan sebagai pupuk hijau.
Tumbuhan ini tumbuh dengan cepat karena memiliki daun yang lebat dan pertumbuhan akarnya yang cepat. Karena tumbuhan ini ditanam dari bijinya maka tanaman ini mempunyai akar tunggang yang kuat, dan tidak mudah roboh karena angin maupun petir.
Tumbuhan ini akan berbuah pada bulan  Agustus sampai bulan September, buah trembesi yang sudah mulai tua dapat kita jumpai  buahnya yang berjatuhan di bawah pohonnya. Panjang buah trembesi kurang lebih dapat mencapai 5 cm sampai 15 cm, dan lebarnya mencapai 1,5 cm sampai 2 cm. buah trembesi memiliki sekat-sekat, tiap sekat berisi satu buah biji trembesi.
Biji trembesi dapat memiliki ukuran sebagai berikut :
Berat                   : 75 mgr.
Panjang               : 0,5 cm.
Lebar                  : 0,3 cm.
Tebal                   : 0,2 cm.
Setelah berbuah, pohon trembesi akan mengalami musim rontok, daunnya akan rontok dan akan berganti dengan daun baru pada musim semi, setelah daun trembesi lebat kembali, pohon trembesi akan berbunga. Bila bunganya banyak, buah trembesi yang dihasilkan juga akan banyak. Bunga pohon trembesi adalah bunga majemuk juga tremasuk bunga  bongkol. Pada ujung tangkai banyak bunga-bunga kecil. Bunga trembesi berwarna ungu kemerah-merahan. Sedangkan pohon trembesi berwarna coklat agak keputih-putihan, dan sedikit pecah-pecah dengan celah tidak begitu dalam.
Dilihat dari aspek botani buah trembesi memiliki sistematika sebagai berikut :
Divisi                   : Spermathophyta.
Sub divisi             : Angiospermae.
Class                   : Dycotyle doneae.
Ordo                   : Rosales.
Genus                  : Phitecollobium
Species                : Phitecollobium saman Benth

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Penjelasannya cukup menarik, sayang satu hal penting terlupa: kenapa nggak dipasang gambar close-up daun dan buahnya serta bentuk pohonnya?

Posting Komentar

comment yaa..!